10 Manager Pemain Terbaik Dalam Sejarah Sepakbola

10 Manager Terbaik Dalam Sejarah Sepakbola – Bermain di suatu klub sepakbola sekalian jadi seseorang manajer tidaklah perihal gampang, terlebih di kompetisi elit Eropa. Dibutuhkan skill serta keahlian spesial buat melatih suatu regu, mengendalikan strategi, sekalian turut bermain dalam suatu pertandingan. Tidak heran, tidak banyak pemain manager yang dapat sukses dalam melaksanakan pekerjaannya.

Di postingan ini, Saya hendak mengajak anda semua membahas 10 nama yang sempat jadi pemain manajer klub sepakbola dalam waktu yang bertepatan. Di antara mereka, apalagi terdapat sebagian nama yang sukses mencapai sukses besar semacam Graeme Souness serta Kenny Dalglish. Bagi kamu, siapakah pemain manager terbaik sejauh masa?

• Steve Bruce

Steve Bruce menempuh karir bagaikan seseorang pemain manager dalam periode 1998- 1999 bersama Sheffield United. Bruce yang berposisi bagaikan seseorang bek tengah sukses menolong klubnya finish di posisi kedelapan Divisi Satu Liga Inggris. Karirnya bagaikan seseorang pelatih memanglah tidak kurang baik, tetapi hubungannya dengan para petinggi klub bukanlah harmonis. Sepanjang berprofesi bagaikan pemain manager, Bruce kerap meringik tentang sedikitnya dana yang dialokasikan buat membeli pemain baru.

• Trevor Francis

Tidak cuma bersama satu klub, Trevor Francis menempuh karir bagaikan seseorang pemain manager di 2 klub yang berbeda, Queens Park Rangers serta Sheffield Wednesday. Sepanjang berprofesi bagaikan seseorang pemain manager, Francis yang berposisi bagaikan striker sukses mencetak 17 berhasil dalam 108 penampilan. Tidak cuma itu, dia pula sukses mengetuai Sheffield Wednesday menjuarai Piala Liga Inggris tahun 1991 serta bawa klub tersebut promosi ke Divisi Satu Liga Inggris.

• Alan Curbishley

Alan Curbishley memulai karirnya bagaikan seseorang pemain manager di Charlton Athletic pada tahun 1991. Kala itu, dia berduet dengan pemain yang lain yang memegang jabatan yang sama, Steve Gritt. Sehabis pensiun secara formal bagaikan pesepakbola handal, Curbishley melanjutkan karirnya bagaikan manajer Charlton Athletic serta mempertahankan jabatan tersebut sepanjang 15 tahun. Prestasi terbaiknya bagaikan seseorang manajer merupakan bawa Charlton promosi ke Liga Premier Inggris di masa 1997- 98.

• Dennis Wise

Pemain yang dikira bagaikan salah satu gelandang Chelsea terbaik sejauh masa ini menempuh karir bagaikan seseorang pemain manager dalam periode 2003- 2005 bersama klub divisi satu, Milwall. Wise yang dikala itu masih aktif bermain bagaikan gelandang bertahan membuat prestasi membanggakan dengan mengetuai Milwall melaju ke babak final Piala FA tahun 2004. Sepanjang 3 tahun berkarir di Milwall, Wise bermain dalam 85 pertandingan serta mencetak 7 berhasil.

• Paul Ince

Paul Ince berkarir bagaikan seseorang pemain manager bersama suatu klub papan dasar Divisi 2 Liga Inggris, Macclesfield Town di tahun 2006. Dikala itu, Macclesfield Town lagi terletak di zona degradasi, terpaut 7 angka dari rival terdekatnya. Nyatanya, Ince sukses melaksanakan tugasnya dengan baik bagaikan seseorang pemain manager. Dia menolong klubnya memenangkan sebagian pertandingan berarti, serta di akhir masa mereka sukses menjauhi degradasi.

• Bryan Robson

Bryan Robson merupakan seseorang gelandang legendaris Manchester United. Dia menempuh karir bagaikan seseorang pemain manager di Middlesbrough dalam periode 1994- 1996. Awal mulanya, dia cuma berposisi bagaikan asisten manajer Terry Venables. Tidak disangka, Venables mengundurkan diri sebab melatih timnas Inggris, serta Robson juga dipromosikan buat memegang jabatan bagaikan manajer utama. Karirnya di Middlesbrough terbilang biasa- biasa saja, di mana dia menolong klub tersebut mengakhiri masa di papan tengah klasemen.

• Glenn Hoddle


Glenn Hoddle bekerja bagaikan player manajer di 2 klub yang berbeda, Swindon Town serta Chelsea dalam periode 1991- 1996. Dia mencatat prestasi gemilang kala sukses bawa Swindon promosi ke Divisi Satu Liga Inggris pada tahun 1993, di mana dia mencetak satu berhasil dalam pertandingan play- off melawan Leicester City. Dia juga pindah ke Chelsea masa selanjutnya, kembali menempuh kedudukan bagaikan pemain manager. Dia sukses bawa Chelsea jadi runner- up Piala FA tahun 1994 saat sebelum secara formal pensiun bagaikan pesepakbola handal di tahun 1995.

• Gordon Strachan

Strachan merupakan seseorang gelandang asal Skotlandia yang memenangkan gelar bagaikan pemain terbaik Liga Inggris masa 1990- 91 dikala bermain buat Leeds United. Dia menempuh satu tahun karir bagaikan pemain manager bersama Coventry City di masa 1996- 97. Dikala itu dia tidak seluruhnya bekerja bagaikan pemain manajer, tetapi berfungsi bagaikan asisten untuk Ron Atkinson. Dalam periode tersebut, Strachan sukses menolong Coventry menjauhi degradasi serta membeli pemain- pemain berarti semacam Gary McAllister serta Eoin Jess

• John Toshack

Sehabis sukses memenangkan bermacam trofi bersama Liverpool, Toshack pindah ke Swansea City pada tahun 1978 serta berkarir bagaikan seseorang pemain manager. Dikala itu, Swansea City masih bermain di Divisi 4 Liga Inggris. Dia memegang posisi tersebut sepanjang 5 tahun, serta dalam 4 tahun pertamanya Toshack sukses bawa Swansea promosi ke Divisi Satu( dikala itu setara dengan Premier League). Tidak cuma itu, masa pertamanya di Divisi Satu berjalan dengan sangat baik, di mana Swansea pernah sebagian kali memuncaki klasemen serta mengakhiri masa di peringkat keenam.

• Osvaldo Ardiles

Osvaldo Ardiles merupakan gelandang tengah Argentina yang menolong negaranya memenangkan Piala Dunia 1978. Karirnya bagaikan seseorang pemain manager diawali pada tahun 1989 bersama suatu klub Divisi 2 Liga Inggris, Swindon Town. Dia melaksanakan revolusi besar- besaran terhadap style bermain Swindon Town. Ardiles mengganti style bermain klub ini yang mengandalkan umpan- umpan panjang jadi style bermain ala Amerika Latin. Hasilnya luar biasa, di mana dia langsung sukses bawa Swindon Town promosi ke Divisi Satu Liga Inggris dalam tahun pertamanya bekerja bagaikan seseorang pemain manager. Sayang, promosi tersebut dibatalkan sebab Swindon Town hadapi krisis keuangan. Sebab keadaan klub yang tidak normal, Ardiles kesimpulannya memutuskan buat pindah ke Newcastle United serta bekerja bagaikan seseorang full- time manajer

Baca Juga Situs Slot Online